ANNISA AULIA RAHMAH

Berpacu menjadi yang terbaik

Singkat Tentang TCP/IP dan Source Code

diposting oleh annisa-a-r-fst10 pada 04 June 2012
di Umum - 2 komentar

TCP/IP adalah salah satu perangkat lunak jaringan komputer (networking software) yang terdapat dalam sistem, dan dipergunakan dalam komunikasi data dalam local area network (LAN) maupun Internet.

 

TCP singkatan dari transfer control protocol dan IP singkatan dari Internet Protocol. TCP/IP menjadi satu nama karena fungsinya selalu bergandengan satu sama lain dalam komunikasi data.  IP merupakan sebuah alamat untuk hardware yang berperan dalam pengiriman data. IP juga ada yang berfungsi untuk komunikasi seluruh dunia yaitu IP Publik. TCP/IP saat ini dipergunakan dalam banyak jaringan komputer lokal (LAN) yang terhubung ke Internet, karena memiliki sifat:

 

1. Merupakan protokol standar yang terbuka, gratis dan dikembangkan terpisah dari perangkat keras komputer tertentu. Karena itu protokol ini banyak didukung oleh vendor perangkat keras, sehingga TCP/IP merupakan pemersatu perangkat keras komputer yang beragam merk begitu juga sebagai pemersatu berbagai perangkat lunak yang beragam merk sehingga walau memakai perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang berlainan, komputer dan komputer lainnya dapat berkomunikasi data melalui Internet.

 

2. Berdiri sendiri dari perangkat keras jaringan apapun. Sifat ini memungkinkan TCP/IP bergabung dengan banyak jaringan komputer. TCP/IP bisa beroperasi melalui sebuah Ethernet, sebuah saluran dial-up, dan secara virtual melalui berbagai media fisik transmisi data.

 

3. Bisa dijadikan alamat umum sehingga tiap perangkat yang memakai TCP/IP akan memiliki sebuah alamat unik dalam sebuah jaringan komputer lokal, atau dalam jaringan kumputer global seperti Internet.

 

Istilah-istilah didalam Internet Protocol

 

             Ada beberapa istilah yang sering ditemukan didalam pembicaraan mengenai TCP/IP, yaitu diantaranya :

 

Host atau end-system, Seorang pelanggan pada layanan jaringan komunikasi. Host biasanya berupa individual workstation atau personal computers (PC) dimana tugas dari Host ini biasanya adalah menjalankan applikasi dan program software server yang berfungsi sebagai user dan pelaksana pelayanan jaringan komunikasi.

 

Internet, yaitu merupakan suatu kumpulan dari jaringan (network of networks) yang menyeluruh dan menggunakan protokol TCP/IP  untuk berhubungan seperti virtual networks.


Node, adalah istilah yang diterapkan untuk router dan host.protocol, yaitu merupakan sebuah prosedur standar atau aturan untuk pendefinisian dan pengaturan transmisi data antara komputer-komputer.

 

Router, adalah suatu devais yang digunakan sebagai penghubung antara dua network atau lebih.  Router berbeda dengan host karena router bisanya bukan berupa tujuan atau data traffic. Routing dari datagram IP biasanya telah dilakukan dengan software. Jadi fungsi routing dapat dilakukan oleh host yang mempunyai dua networks connection atau lebih.  

 

Bebrapa hal penting didalam TCP/IP


1. Jaringan Peminta Terendah  (Network of Lowest Bidders)

 

            IP dikembangkan untuk membuat sebuah network of networks (Internet). Individual machine dihubungkan ke LAN (ethernet atau Token ring). TCP/IP membagi LAN dengan user yang lain (Novell file server, windows dll). Satu devais menyediakan TCP/IP menghubungkan antara LAN dengan dunia luar.

 

2. Masalah Pengalamatan

 

Pada bagian utama  pengalamatan lokal network, TCP/IP membuat nomor unik untuk setiap workstation di seluruh dunia. Nomor IP adalah nilai 4 byte (IPv4) dengan konvensi merubah setiap byte ke dalam nomor  desimal (0 sampai 255 untuk IP yang digunakan sekarang) dan memisahkan setiap bytes  dengan periode. Sebagai contoh misalnya 130.132.59.234.

 

3. Subnets

 

            Meskipun pelanggan individual tidak membutuhkan nomor tabel jaringan atau menyediakan eksplisit routing, tapi untuk kebanyakan jaringan class B dapat diatur secara internal sehingga lebih kecil dan versi organisasi jaringan yang lebih sederhana. Biasanya membagi dua byte  internal assignment menjadi satu byte nomor departmen dan satu byte Workstation ID.

 

4. Masalah yang Tidak Diperiksa (Undiagnosed Problem)

 

            Jika ada error terjadi, maka dilaporkan ke network authorities. Error tersebut harus dibenarkan atau diperbaiki. IP, didesain untuk dapat tahan dan kuat. Kehilangan node atau jalur adalah hal  biasa, tetapi jaringan harus tetap jalan. Jadi IP secara otomatis  menkonfigurasi ulang dirinya sendiri bila terjadi sesuatu yang salah. Jika banyak redundancy  yang dibangun ke dalam sistem maka komuniksi tetap berlangsung dan terjaga. TCP dirancang untuk memulihkan node atau saluran yang gagal dimana propagasi routing table berubah untuk semua node router. Karena proses updating memerlukan waktu yang lama , TCP agak lambat untuk menginisiasi  pemulihan.

 

5. Mengenai Nomor IP

 

            Setiap perusahaan besar atau perguruan tinggi yang terhubung ke internet harus mempunyai level intermediet network. beberapa router  mungkin dikonfigurasi untuk berhubungan dengan bebarapa department LAN. Semua traffic di luar organisasi dihubungkan dengan koneksi tunggal ke jaringan provider regional.


Referensi :

http://www.cyberkomputer.com/jaringan-komputer/pengertian-tcp-ip-dalam-jaringan-komputer

http://onno.vlsm.org/v11/ref-ind-1/network/mengenal-protokol-internet-tcpip-1998.rtf


Source Code


Source Code adalah kumpulan dari beberapa kode bahasa pemrograman tertentu yang membentuk sebuah deklarasi / perintah yang dapat dibaca oleh komputer dan untuk menjalankan source code tersebut membutuhkan sebuah penterjemah dalam hal ini adalah software tertentu seperti 'Visual Studio' untuk dieksekusi / dikompile.

 

Source code merupakan sebuah program yang biasanya dibuat dalam satu atau lebih file teks, kadang-kadang disimpan dalam database yang disimpan sebagai prosedur dan dapat juga muncul sebagai potongan kode yang tercetak di buku atau media lainnya. Banyaknya koleksi file source code dapat diatur dalam direktori pohon, dalam hal ini mungkin juga dikenal sebagai source tree.

 

Sebuah source code program komputer adalah kumpulan file-file yang diperlukan untuk mengkonversi dari manusia ke bentuk-dibaca beberapa jenis komputer-bentuk eksekusi. Source code mungkin akan diubah menjadi sebuah file eksekusi oleh kompilator, atau dijalankan secara langsung dari bentuk yang dapat di baca manusia dengan bantuan penterjemah.

 

Penyertaan source code memunkinkan kita membuat runnable-code baru (selain runnable code yang sudah disediakan). Ini mirip dengan penyertaan resep memungkinkan kita membuat kue baru (selain kue matang yang telah dibeli/diberikan) bahkan kita bisa membuat variasi sesuai selera pada kue tersebut begitu juga dengan program aplikasi yang source code included (baca : open source) kita dapat membuat aplikasi jenis baru tinggal merubah dan mengutak-atik kode yang sudah diberikan kepada kita lalu kita compile maka jadilah program aplikasi baru yang sesuai dengan selera dan kebutuhan kita.

 

Referensi :

 

http://bugspin.blogspot.com/2011/09/pengertian-source-code-dan-pseudocode.html

http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Source_code

http://wikipedia.com

 

2 Komentar

Ratna D Wiranti

pada : 12 June 2012


"Saya kurang paham dengan error yang terjadi pada IP/TCP. Itu maksudnya error yang seperti apa ? Trus, redundancy itu sendiri apa ? Tolong dijelaskan secara singkat saja. Makasih. ^^"


Annisa Aulia Rahmah

pada : 19 June 2012


"menjawab pertanyaan ratna,,
IP/TCP yang mengalami error itu biasanya jika tidak terjadi konfigurasi antara IP/TCP tersebut dengan jalurnya sedangkan jaringan harus tetap berjalan..
redundancy merupakan sistem koneksi cadangan, dimana akan berfungsi jika koneksi utama terputus. jadi redundancy sangat dibutuhkan agar komunikasi jaringannya tetap terjaga.."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :